![]() |
Benarkah Rotan Synthetic Mematikan Rotan Alam? Oleh M. Hatta Sinatra Sebagian kecil masyarakat yang awam terhadap rotan synthetic beranggapan bahwa kemerosotan mebel berbahan baku rotan alam dewasa ini disebabkan oleh produk-produk OUTDOOR Furniture yang berbahan anyaman rotan synthetic. Benarkah anggapan tersebut? Sngguh OPINI yang keliru dan perlu diluruskan! Sejarah terciptanya rotan synthetic sebagai akhibat dari dihentikannya ekspor bahan baku rotan oleh Indonesia pada akhir tahun 80-an yang menyebabkan ditutupnya banyak industri barang jadi rotan di Taiwan, Jepang, Korea, Italia, Jerman, Belanda, Spanyol dan beberapa negara lainnya. Taiwan adalah pionir dalam mengembangkan rotan synthetic ini pada akhir tahun 80- an. Mereka mengembangkan rotan synthetic dalam bentuk rotan besar sebagai pengganti rotan Manau atau Batang yang digunakan untuk rangka dan juga mengembangkan rotan syntetic untuk bahan anyaman sebagai pengganti fitrit. Rotan Alam tidak akan bisa digantikan oleh rotan synthetic! Demikian pula sebaliknya, Rotan Synthetic tidak akan bisa digantikan oleh ROTAN ALAM. Dan karena itulah inovasi Taiwan yang bermaksud menciptakan pengganti rotan alam untuk INDOOR FURNITURE akhirnya GAGAL TOTAL Pada tahun 1993, Mrs. Edda Hummer dari Jerman yang bergerak di industri plastik mendapatkan TANTANGAN dari satu perusahaan di Jerman yang memproduksi keranjang untuk tanaman luar ruang yang selama ini menggunakan Rotan Alam sebagai bahan anyaman. Hal ini disebabkan oleh Rotan Alam yang digunakan tidak bisa bertahan lama bila digunakan di OURDOOR dan cepat lapuk oleh kelembaban tanah tanaman itu sendiri, dan tidak tahan terhadap hujan, panas dan udara dingin Eropa. Dengan segala daya upaya dan kerja kerasnya akhirnya terciptalah bahan anyaman Synthetic Rattan yang dinamakan sebagai Synthetic Wicker yang khusus diciptakan dan digunakan untuk OUTDOOR. Dari inilah akhirnya synthetic rattan tumbuh dan berkembang menjadi bahan anyaman poluler untuk OUTDOOR Furniture. Daya tahan yang tinggi terhadap UV, hujan, panas, dingin sebagai keunggulan produk ini yang tidak dimiliki oleh rotan alam. Dan terciptanya rotan synthetic ini oleh Mrs. Edda Hummer menurut penuturannya tidak diperuntukkan sebagai pengganti ROTAN seperti yang dimaksud oleh TAIWAN. Namun synthetic Rattan diciptakan sebagai Product Category baru yang khusus untuk kebutuhan OUTDOOR FURNITURE yang tidak bisa menggunakan ROTAN ALAM. Inilah kunci sukses rotan synthetic yang akhirnya outdoor furniture dengan bahan rangka Aluminium dan anyaman Synthetic Rattan tumbuh dan berkembang di kancah perdagangan mebel dunia. Perlu diketahui, harga rotan synthetic sangat MAHAL. Hampir 3 kali harga rotan alam. Jadi, bagaimana mungkin barang yang sedemikian mahal bisa menggantikan Rotan Alam yang lebih murah? Demikian pula frame aluminiun yang juga 3 kali lebih mahal dari rangka rotan alam! Opini yang keliru bilamana bahan mahal bisa menghancurkan bahan yang lebih murah. Belum lagi dari fungsinya, OUTDOOR furniture tidak bisa dibuat dari ROTAN ALAM. Rotan Alam adalah bahan terbaik untuk INDOOR Furniture yang cantik, exotic dan mewah yang tidak akan tergantikan oleh bahan apapun juga. Bagaimana pendapat ANDA? M. Hatta Sinatra Ketua Umum AMKRI Komentar
Tulis KomentarDirectory Listingacls online renewal (12/20/2011)ACLScertification.com is the leading online acls certification and recertification provider in the world. Simply call 1-800-448-2078 to register today for your acls renewal or certification. owner |
SponsorLatest Blog EntriesRecent Responses
|