Dampak Ganda Ekspor Bahan Baku Rotan

Masyarakat rotan di kab. Cirebon kembali mendesak pemerintah agar mencabut Surat Keputusan Menteri Perdagangan Marie Pangestu No. 12/2005 tentang pembukaan kran ekspor rotan bahan baku. SK tersebut terbukti tak hanya merugikan kalangan industri kerajinan rotan, tetapi juga para petani rotan sendiri. Hasil kerajinan rotan menumpuk di salah satu ruangan pabrik yang sepi dari pekerja di Kec. Weru, kab. Cirebon, beberapa waktu lalu.

  

Desakan itu mengemuka dalam Lokakarya “Penyusunan Strategi Nasional Pengembangan Rotan dan Produk Olahannya” di Hotel Patra Jasa, Jl. Tuparev, Kab. Cirebon (13/11/2007). Sebagai pemberi materi Dr. Gunawan, konsultan penelitian pengembangan rotan, Direktur Kehutanan Dephut Ir. Bambang Murdiono, Msc, dan Ketua Asmindo cabang Cirebon H. Sumartja.


Hadir sejumlah tokoh rotan Cirebon di antaranya H. Sobur Koswara, H. Solihin SH, dan H. Jaso. Dari kalangan perajin rotan,  tampak Ketua MPPRSI (Masyarakat Pekerja Pengrajin Rotan Seluruh Indonesia), Bahrudin.
  

Munculnya kembali desakan pencabutan SK Mendag Marie Pangestu itu setelah Gunawan mengemukakan hasil penelitiannya. Menurut dia, SK no.12 yang semula ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani ternyata tidak terealisasi. “ Petani rotan tetap miskin. Mereka tetap saja marginal. Padahal ekspor rotan dulu dimaksudkan untuk menolong para petani rotan, seperti di Kalimantan, Sulawesi dan penghasil rotan lainnya,” tutur dia.  

“SK itu justru hanya menguntungkan bandar dan pengekspor. Petani tetap saja menjual rotannya dengan harga rendah,” tutur Gunawan, yang merupakan peneliti dari IPB.

Gunawan juga mengemukakan, SK 12/2005 berdampak negatif ganda. Di satu sisi, petani tidak terangkat kesejahteraannya, di sisi lain telah menghancurkan industri kerajinan rotan dalam negeri. “Belum lagi indikasi ekspor ilegal yang jumlahnya bisa lebih besar dari ekspor legal yang resmi tercatat di negara,” tutur dia.  

“Kami semakin kesulitan memperoleh rotan bahan baku,” tutur Sekretaris Asmindo cabang Cirebon, H. Solihin SH. Seperti diberitakan sebelumnya, stock atau persediaan rotan bahan baku di kab. Cirebon semakin tipis.

Selamat untuk pemerintah yang berhasil memberantas kemiskinan dengan cara menghabisi orang miskin, sehingga orang miskin menjadi lebih sedikit dan program pemerintah berjalan sesuai dengan rencana.

Posted on March 09, 2008 | 0 comments

Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Tulis Komentar

Nama Anda :


Email :
(wajib diisi, tapi tidak dipublikasi)

Website :
(jika ada)

Komentar Anda :


Kode Input :
Masukkan Kode Input :

Directory Listing

acls online renewal (12/20/2011)

ACLScertification.com is the leading online acls certification and recertification provider in the world. Simply call 1-800-448-2078 to register today for your acls renewal or certification.
http://www.aclscertification.com

A QA Furniture/QA Furniture Com (12/08/2011)

About Us/A QA Furniture/www.qafurniture.com. Welcome to our Website: www.qafurniture.com. We are Quality Furniture Manufacturer and Exporter since 1990 ...
http://site.qafurniture.com

Airport limo Toronto (12/08/2011)

Toronto Airport transportation is one of the best Airport Taxi Toronto service. Airport limo Toronto is first class transportation service from Toronto & Pearson.
http://www.thetorontolimo.com/

Dubai tour Package (12/08/2011)

Dubai tour Package - Discover the beauty of Dubai with Dubai tour package with lot of adventure
http://www.dubaitourismpackages.co.in

liu (12/08/2011)

Hitop
http://www.0769ai.com

Motivation Words

Orang lain melihat raksasa Goliat terlampau besar untuk dilawan. Daud melihat raksasa Goliat terlampau besar untuk bisa luput dari batu katapelnya.

Sponsored Sites



Forum Indonesia Menggugat
Customer Support
Customer Support EII


2 visitors online

  eXTReMe Tracker We accept Paypal BCA