Indonesia tidak masuk 50 negara eksportir dunia

JAKARTA, KOMPAS.com — Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-China adalah ancaman sekaligus peluang. Untuk menghadapinya, Indonesia harus membuat kebijakan yang efektif dan kuat agar industri nasional memiliki daya saing di pasar dunia.

Demikian diungkapkan Direktur Global Nexus Institute Christianto Wibisono dalam CEO Summit 2010 ”Empowering Indonesia Inc and ASEAN Inc When China Rules the World” di Jakarta, Selasa (26/1/2010).

Christianto menyarankan agar Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-China (CAFTA) tidak dililihat sebagai bencana. ”China akan mengalirkan produknya ke kita, tetapi kita juga dapat memenuhi pasar mereka dengan produk kita,” ujar dia.

Namun, CEO PT Voksel Elektrik Tbk Michael Tjandrawinata khawatir CAFTA akan membuat industri kabel yang digelutinya sulit bersaing di pasar domestik. Hal itu karena berbagai kemudahan diberikan Pemerintah China kepada industrinya, seperti insentif pajak untuk industri yang mampu mengekspor 13 persen dan bunga kredit rendah.

Menurut Christianto, pemerintah perlu melihat posisi Indonesia dalam perdagangan dunia. Dalam data Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) tentang 50 eksportir teratas dunia 2008, Indonesia tidak termasuk di dalamnya. Padahal, Singapura, Thailand, dan Malaysia masing-masing di peringkat 14, 29, dan 30.

Di perdagangan dunia, peringkat Singapura sama dengan nilai 338,2 miliar dollar AS. Malaysia peringkat ke-21 dan Thailand ke-26. ”Indonesia sebagai negara paling besar di Asia Tenggara rangking ke-31 dengan nilai 139,3 miliar dollar AS atau kurang dari separuh nilai ekspor Singapura,” kata dia.

Menurut Martin Jacques, penulis When China Rules the World, pertumbuhan ekonomi China melejit sangat cepat. Tahun 2025 China akan menyamai produk domestik bruto (PDB) AS, yaitu 20.000 miliar dollar AS.

Ia memprediksi, 2050 China akan memimpin perekonomian dunia dengan PDB 70.000 miliar dollar AS. Adapun PDB AS di bawah 40.000 miliar dollar AS, sama dengan India. (OSA)

 

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/01/27/07401793/RI.Tidak.Masuk.50.Negara.Eksportir.Teratas.Dunia

Posted on January 26, 2010 | 1 comments

Komentar

Rakhmat Satrio (February 15, 2010 12:46)
Tiap hari hampir mengalir puluhan email dari sales ataupun marketing producer china. Bahkan hampir 85% murni penawaran produk cina. Nampaknya dapat dijadikan wacana untuk meng-akuisisi praktek dagang si mata sipit. Indonesia yang kaya akan produk alamnya mungkin dapat lebih berorientasi pada barang jadi guna meningkatkan PDB. Rottan akan lebih dapat meningkankan PDB dengan membuat furniture rottan untuk dieksport daripada mengeksport bahan mentah rottan. Selebihnya agar terjalin long-partnership, mutu dan kualitas perlu dipertahankan. Sudah banyak perusahaan bangkrut dan saling berjatuhan lantaran persaingan yang tidak sehat dengan saling menurunkan harga lantaran kualitas tak dijaga. BRAVO Indonesia dengan kualitas mutu prima.
 

Tulis Komentar

Nama Anda :


Email :
(wajib diisi, tapi tidak dipublikasi)

Website :
(jika ada)

Komentar Anda :


Kode Input :
Masukkan Kode Input :

Directory Listing

acls online renewal (12/20/2011)

ACLScertification.com is the leading online acls certification and recertification provider in the world. Simply call 1-800-448-2078 to register today for your acls renewal or certification.
http://www.aclscertification.com

A QA Furniture/QA Furniture Com (12/08/2011)

About Us/A QA Furniture/www.qafurniture.com. Welcome to our Website: www.qafurniture.com. We are Quality Furniture Manufacturer and Exporter since 1990 ...
http://site.qafurniture.com

Airport limo Toronto (12/08/2011)

Toronto Airport transportation is one of the best Airport Taxi Toronto service. Airport limo Toronto is first class transportation service from Toronto & Pearson.
http://www.thetorontolimo.com/

Dubai tour Package (12/08/2011)

Dubai tour Package - Discover the beauty of Dubai with Dubai tour package with lot of adventure
http://www.dubaitourismpackages.co.in

liu (12/08/2011)

Hitop
http://www.0769ai.com

Motivation Words

Semua orang besar adalah pengkhayal. mereka melihat sesuatu d balik kabut. Sebagian dari kita membiarkan khayalan besar mati, sebagian lagi membinanya dan bergerak untuk mewujudkannya. Termasuk yang manakah Anda?

Sponsored Sites



Forum Indonesia Menggugat
Customer Support
Customer Support EII


3 visitors online

  eXTReMe Tracker We accept Paypal BCA